Mahfud MD Buka Suara Tanggapi Tudingan Luhut dan Erick Thohir Terlibat Bisnis PCR

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD buka suara menanggapi tudingan pejabat negara terlibat bisnis PCR. (Foto Dok Kemenko Polhukam)

Mahfud mengatakan pemerintah berebutan dengan negara-negara besar yang juga panik untuk membeli APD dan obat-obatan. Kontroversi antar dokter, antar ahli agama, antar sosiolog menurutnya juga semakin membuat masyarakat panik.

Dalam situasi seperti, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kata Mahfud mendorong perguruan tinggi melakukan penelitian, membuat vaksin, obat, dan APD. Atas seruan Presiden itu, muncul lah kegiatan industri masker di berbagai daerah, muncul obat-obatan tradisional seperti minuman pokak, ramuan telor-jahe, obat sedot antivirus, dan sebagainya.

Kemudian, bermunculan pula hasil penelitian dari berbagai kampus. Salah satunya yaitu UGM yang memperkenalkan G-Nose dan dari Unair lahir lima racikan obat untuk mengobati Covid-19 sesuai dengan tingkat komplikasinya. 

Dalam situasi itu pula banyak kelompok masyarakat merespons seruan DPR, termasuk Luhut Binsar Panjaitan dan Erick Thohir yang mendirikan PT Genomik Solidaritas Indonesia (SGI). Adapun tujuannya guna membantu masyarakat dalam pengadaan obat dan alat test Covid-18.

Menurut dia, tak semua pengadaan berbayar, namun juga ada yang gratis. Dia mengaku dalam hal ini tidak bermaksud untuk membela Luhut dan Erick Thohir. Sebab dia hanya menjelaskan konteks kebutuhan masyarakat kala itu.

"Saya tak bermaksud membela LBP dan Erick, saya hanya menjelaskan konteks kebutuhan ketika dulu kita diteror dan dibuat horor oleh Covid-19, dan ada kebutuhan gerakan masif untuk mencari alat tes dan obat. Silakan terus diteliti, dihitung, dan diaudit. Masyarakat juga punya hak untuk mengkritisi. Nanti akan terlihat kebenarannya," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
7 jam lalu

John Herdman Belum Serahkan Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

18 jam lalu

Indonesia Sports Summit 2026: Kemenpora Beri Penghargaan bagi Penggerak Industri Olahraga

21 jam lalu

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di Jakarta, Begini Penampakannya

2 hari lalu

Persiapan Timnas Basket Indonesia Terganggu Badai dan Banjir di Nagoya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal