Ma'ruf Amin: Pesantren Benteng Kuat Jaga Umat, Ratusan Tahun Dijajah Keislaman Tak Berubah

Binti Mufarida
Wapres Ma’ruf Amin . (Foto Setwapres).

Lebih lanjut, Wapres juga mengatakan kalau dulu bangsa Indonesia menghadapi tantangan seperti penjajahan. Namun, sekarang tantangan globalisasi, kemajuan teknologi yang membawa disrupsi bahkan banyak yang meninggalkan agamanya.

“Sekarang juga kita menghadapi tantangan globalisasi, kemajuan teknologi, itu juga di samping membawa kebaikan itu membawa keburukan juga, mendisrupsi namanya itu ya. Banyak disrupsi, banyak kemudian banyak yang meninggalkan agamanya,” ungkap Wapres.

Wapres pun memberikan contoh seperti di Korea Selatan, dulu 99% warganya beragama Buddha. Namun, modernisasi juga pengaruh kemajuan membuat 52% orang Korea Selatan tidak beragama.

“Saya lihat di Korea itu dulu 99% beragama Buddha, sekarang tinggal 20%, yang lainnya ada agama lain, yang paling besar adalah sebesar 52% tidak beragama, tidak beragama karena pengaruh modernisasi, pengaruh kemajuan kemajuan,” katanya.  

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
6 hari lalu

Polisi Dalami Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi

9 hari lalu

Guru Ngaji di Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Cabuli 10 Santri

17 hari lalu

Buka PPSN VI 2026, Dirjen Pesantren Dorong Pramuka Santri Jadi Duta Antikekerasan dan Penjaga Lingkungan

25 hari lalu

Kabar Baik! Pendidikan Gratis Berlaku di Madrasah Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal