Ma'ruf Amin Sebut KSAL Yudo Panglima TNI, Jubir Wapres : Itu Nggak Sengaja

Fahreza Rizky
Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi mengatakan tidak ingin momen salah ucap dianggap serius. (Foto iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi memberikan penjelasan ihwal 'keseleo lidah' Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang menyebut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai 'Panglima'. Masduki tidak ingin momen salah ucap Kiai Ma'ruf itu dianggap serius, khususnya menjelang pergantian Panglima TNI.

"Tidak ada kesengajaan, itu keliru saja, tak usah terlalu dianggap serius," ucap Masduki, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Masduki, Wapres langsung mengoreksi salah ucapan tersebut dengan harapan agar tidak jadi salah persepsi atau tidak dimaknai terlalu jauh. Karena itu Masduki tak ingin momen ini dianggap serius.

"Namanya juga tak sengaja. Kalau diseriusin orang-orang lain jadi tak nyaman," ujarnya.

Sebagai informasi, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin 'keseleo lidah' dengan menyebut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima. Kontan saja pernyataan tersebut langsung diralatnya.

Momen tersebut terjadi saat Wapres tengah meninjau vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Serang di Provinsi Banten, beberapa waktu lalu. Ia ditemani KSAL Laksamana Yudo Margono.

"Pada hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Serang di Provinsi Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI AL bersama dengan pemerintah daerah. Bapak Panglima hadir, eh Bapak KSAL," ujar Ma'ruf Amin.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
9 jam lalu

KSAL Ungkap Makna Nama Kapal Induk KRI Sriwijaya, Apa Itu?

10 jam lalu

KRI Sriwijaya Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia 

3 hari lalu

Denny Indrayana Cs Persoalkan Keabsahan Ijazah Gibran, Minta MK Batalkan Pelantikan Wapres

4 hari lalu

Konflik Papua Kembali Memanas, Panglima Sebut Penyelesaian Tak Cukup oleh TNI Saja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal