Masa Politik Pasca-kebenaran

Nur Wijaya Kesuma

Nur Wijaya Kesuma
Jurnalis Senior iNews

POLITIK adalah seni membangun kekuasaan untuk mencapai tatanan sosial yang baik dan berkeadilan. Berbagai macam strategi digunakan untuk menempatkan fondasi yang kokoh agar mampu menopang bangunan kekuasaan sepanjang periode tertentu. Mengolah informasi dan merekayasa isu menjadi strategi yang sering digunakan untuk membentuk persepsi dan emosi pemilih. Kontestan yang menguasai emosi masyarakat tentu akan menjadi pemenang kursi panas kekuasaan.

Salah satu cara untuk menguasai emosi masyarakat adalah dengan menyebarkan isu-isu yang mudah dicerna, karena mereka lebih menyukai hal yang bernilai sensasi ketimbang substansi. Terlebih pada era new media sebagaimana temuan Vosoughi dan kawan-kawan dalam artikel ilmiahnya yang berjudul “The Spread of True and False News Online”.

Vosoughi mengungkapkan berita bohong menjangkau lebih banyak khalayak daripada berita faktual. Dalam kajiannya, 1 persen berita fiktif mampu tersebar ke 1.000 hingga 100.000 orang, sedangkan untuk berita faktual tidak lebih dari 1.000 orang.

Perdebatan fakta dan kebenaran akan bereaksi dengan prasangka, analisis konspiratif dan pembenaran sepihak. Tafsir fakta dalam rangkaian kata yang diolah menjadi sebuah ‘kebenaran’ begitu mudah tersebar melalui media sosial dan grup percakapan. Apalagi tersebar di kelompok yang homogen. Konten yang dikemas dengan cara tertentu, walau dibuat oleh orang ‘biasa’, memiliki potensi menjadi viral. Tersebar cepat secara massal.

Sharyl Attkisson, seorang jurnalis senior dari Amerika Serikat, dalam bukunya “The Smear: How Shady Political Operatives and Fake News Control What You See, What You Think, and How You Vote” membeberkan trik kotor yang digunakan untuk mempengaruhi pendapat masyarakat.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Megapolitan
12 hari lalu

Partai Perindo Jakarta Audiensi dengan KPU DKI, Dorong Pendidikan Politik dan Representasi Bermakna

Nasional
15 hari lalu

Relawan Sebut Isu Ijazah Jokowi Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh di 2029

Nasional
17 hari lalu

Prabowo soal Ganti Presiden: Ada Mekanismenya!

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Pemerintah Berhasil: Kita akan Tertibkan, Saya Punya Data Intelijen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal