Masih Banyak Warga Tak Bisa Mencoblos, Bawaslu Depok: Domisili di Sini, KTP Masih Asal

Muhammad Refi Sandi
Ilustrasi pemilu (dok. istimewa)

DEPOK, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok merespons soal masih banyaknya masyarakat di Depok yang tak dapat menyalurkan hak suaranya pada 14 Februari 2024. Bawaslu Depok mengungkapkan, warga yang tak bisa mencoblos itu memang berdomisili di Depok tetapi KTP masih asal daerahnya.

"Contoh ketika domisili di sini, tapi KTP masih asal," kata Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, dikutip Selasa (20/2/2024).

Bawaslu Depok menyatakan telah menyosialisasikan hal ini sejak lama. Apabila ingin mencoblos di Depok, maka harus mengurus surat pindah TPS. 

"Orang yang tidak ada dalam DPT, terus dia akan pakai KTP, dia harus di domisili alamat KTP-nya. Tidak bisa di mana pun," ujarnya. 

Bawaslu Depok juga menanggapi laporan adanya warga memiliki KTP berdomisili di TPS-nya, tetapi tidak dapat izin dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat. Terkait hal tersebut, Bawaslu khawatir petugas KPPS juga tidak memahami panduan di buku saku.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

KPU Sebut Gugatan Syarat Ijazah Gibran Terlambat 905 Hari, Minta MK Tolak

1 hari lalu

Denny Indrayana Soroti Bawaslu Tak Bisa Akses Dokumen Syarat Pencalonan Gibran 

2 hari lalu

Bawaslu: Tak Ada Laporan atau Temuan Pelanggaran soal Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024

2 hari lalu

Sidang Lanjutan Gugatan Syarat Ijazah Gibran Digelar di MK, KPU-Bawaslu Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal