Maskapai Penerbangan Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1 Persen Mulai 2027

Iqbal Dwi Purnama
Penggunaan minyak nabati yang dicampur dengan avtur sebagai bahan bakar pesawat ditargetkan akan mulai digunakan mulai tahun 2027. (Foto: Tim Grafis iNews)

Sementara dari sisi rantai pasok, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan SAF adalah bahan bakar pesawat yang diolah dari bahan baku nabati, dan minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO).

Saat ini perseroan tengah memperluas kilang biorefinery Cilacap untuk memproduksi SAF dan hydrotreated vegetable oil (HVO) dari minyak goreng bekas dan bahan baku berbasis limbah berkelanjutan lainnya. Fasilitas ini beroperasi dengan kapasitas hingga 3.000-6.000 barel per hari dan mendukung target transisi energi menuju Net Zero Emission.

"Meningkatkan skala SAF memerlukan pengembangan bahan baku, teknologi canggih, sertifikasi, integrasi rantai pasok, partisipasi maskapai penerbangan, regulasi yang mendukung, investasi, dan kemitraan yang terpercaya. Itulah mengapa kemitraan kami dengan Boeing sangatlah penting," ujar Simon.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Asap Meluas hingga Papua dan Maluku

6 hari lalu

Kemenhub Uji Coba ETLE-Hub di 51 Titik, Awasi Pergerakan Truk ODOL

6 hari lalu

Bandara Riyadh Saudi Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenhub Pantau Dampak ke Penerbangan RI

6 hari lalu

Qatar Airways hingga Emirates Batal Terbang ke Riyadh, Bagaimana Garuda dan Lion Air?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal