Masuki Pekan ke-3, MUI Tetap Imbau Salat Jumat Tak Dilaksanakan Cegah Virus Corona

Muhammad Fida Ul Haq
Asrorun Niam (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah pasien yang positif virus Corona terus bertambah setiap harinya. Bertambahnya korban yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 sangat mengkhawatirkan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakt untuk tidak melakukan salat Jumat. Kegiatan yang mengumpulkan massa banyak diminta ditiadakan.

"Hingga kini, wabah Covid-19 masih belum bisa dikendalikan dan diatasi. Potensi penularan dan penyebarannya masih tinggi. Dengan demikian, uzur syar'i yang menyebabkan tidak dilakaanakannya perkumpulan untuk ibadah seperti salat Jumat masih ada," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam, Jumat (3/4/2020).

Asrorun mengatakan meninggalkan salat Jumat di tengah wabah virus Corona merupakan uzur syar'i. Umat Islam harus mengganti salat Jumat dengan salat zuhur.

"MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa seseorang yang berada di kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi, Salat Jumat bisa diganti dengan salat Zuhur di rumah," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Marak Pengemis Eksploitasi Anak jelang Lebaran, MUI Minta Pemerintah Turun Tangan

Nasional
9 hari lalu

Inisiatif Prabowo Jadi Mediator Perang AS-Israel Vs Iran Dapat Dukungan Negara Timur Tengah

Nasional
9 hari lalu

Momen Prabowo Buka Puasa Bersama Ulama, Duduk Semeja dengan Rais Aam PBNU-Ketum MUI

Nasional
9 hari lalu

Pimpinan MUI, PBNU hingga Muhammadiyah Hadiri Bukber bareng Prabowo di Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal