Masyarakat Mulai Tinggalkan Pinjaman Konvensional, Beralih ke Pindar

Rohman Wibowo
Ilustrasi masyarakat beralih dari pinjaman konvensional ke pinjaman daring. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id -  Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengungkapkan, masyarakat kini mulai meninggalkan pinjaman konvensional dan beralih menggunakan pinjaman daring (pindar).

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pendanaan pinjaman daring tercatat mencapai Rp92,92 triliun per Oktober 2025 atau tumbuh 24 persen secara year on year (yoy).

Proyeksi bisnis fintech pada 2026 diyakini dalam tren positif, menyusul tren data kredit dari sektor perbankan yang terkoreksi negatif. Terlebih penyaluran kredit terhadap sektor UMKM

"Ternyata sekarang digital enabled account-nya 36,16 persen meskipun yang di urban lebih tinggi, karena ada faktor digitalisasi yang lebih cepat dan sebagainya. Tapi kalau kita lihat di rural, mereka menggunakan akun untuk meminjam itu ternyata 36,16 persen dari penduduk dewasa. Lebih tinggi sekarang dibandingkan dengan pinjam dari keluarga," ungkap Huda di sebuah diskusi di Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Partai Perindo Berbagi Takjil dan Modal Usaha, Dorong UMKM Tumbuh di Bulan Ramadan

Bisnis
16 jam lalu

Portofolio Sustainable Loans BRI Tembus Rp811,9 Triliun di 2025, Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif

Bisnis
7 hari lalu

BRI Tumbuhkan Kreativitas Pelaku Usaha Hijasmita, Desain Hijab Modern Bernuansa Lokal

Nasional
15 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal