Melihat Kinerja DPRD DKI Periode 2014-2019: Lima Tahun 43 Perda

Wildan Catra Mulia
DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 saat berfoto bersama dengan Gubernur DKI Jakarta, Jumat (23/5/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

"Hanya sekitar 20 persen kinerja legislasi DPRD jika dihitung berdasarkan jumlah raperda yang direncanakan dengan hasil yang ditetapkan. Dibandingkan dengan raperda yang dibahas, kinerja legislasi DPRD hanya 29 persen. Semuanya jauh di bawah 50 persen," tuturnya.

Lucius menilai, fakta kinerja DPRD DKI sangat memprihatinkan. Selain berada di Ibu Kota Jakarta, DPRD DKI menjadi etalase bagi legislator daerah lain di Indonesia.

Kinerja DPRD DKI, menurut dia, tidak berbanding lurus dengan pendapatan belanja daerah (APBD) yang jauh di atas rata-rata provinsi lain. Padahal, dengan dukungan dana yang besar, anggota parlemen Kebon Sirih seharusnya lebih produktif menghasilkan perda.

"Sayangnya terbukti tak ada korelasi antara besarnya anggaran dan tingginya kinerja," ujar Luzius.

Dia memastikan, rendahnya kinerja DPRD hampir pasti bukan karena minimnya dukungan atau fasilitas yang disediakan untuk menggenjot capaian legislasi. Namun lebih pada komitmen untuk menjadi wakil rakyat yang bisa diandalkan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
12 hari lalu

Legislator Perindo Dukung Transjakarta Laut, Dorong Kapal Tradisional Jadi Mitra

14 hari lalu

Partai Perindo Jakarta Kebut Rekrutmen Kader di HUT ke-12, Bidik 1 Fraksi DPRD

17 hari lalu

Pramono soal DPRD DKI Usul Penambahan Kursi Dewan: Bukan Tambah, Kembali seperti Pemilu 2024

20 hari lalu

DPRD DKI Usul Penambahan Kursi Dewan Jadi 180-220 Orang Diatur di Revisi UU DKJ

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal