“Sel otak tidak berkembang dengan baik, sel otot tidak berkembang dengan baik, sel tulang tidak berkembang dengan baik,” ujar Prabowo.
Dampak tersebut, kata Prabowo, pada akhirnya dapat memengaruhi kemampuan anak ketika tumbuh dewasa. Anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan fisik yang tidak optimal, sehingga dapat menghadapi keterbatasan dalam menjalani aktivitas maupun pekerjaan yang membutuhkan kekuatan tubuh.
“Untuk jadi buruh pelabuhan saja, mungkin dia (yang stunting) tidak akan sanggup, untuk jadi buruh tani saja mungkin tidak sanggup,” kata Prabowo.
Karena itu, Prabowo menegaskan persoalan stunting tidak boleh dibiarkan. Menurut dia, Indonesia tidak seharusnya menerima kenyataan bahwa satu dari empat anak mengalami masalah pertumbuhan.
“Kita tidak boleh menerima 1 dari 4 anak di Indonesia stunting,” tegasnya.