Menhan Prabowo Jelaskan Alasan Jual Dua Kapal Perang TNI AL

Kiswondari Pawiro
Menhan Prabowo Subianto. (Foto dok Kemenhan).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menjelaskan alasan penjualan dua kapal perang dengan sistem lelang. Kapal tersebut yakni KRI Teluk Penyu 513 dan KRI Teluk Mandar 514.

"Pada kesempatan ini akan kami sampaikan kronologi terkait permohonan ppenghapusan dengan mekanisme pemindahtanganan lelang dari KRI Teluk Penyu 513 buatan Korea tahun 1980 dan KRI Teluk Mandar 514 buatan Korea tahun 1980," kata Prabowo di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Prabowo menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan KSAL tentang Rencana Penghapusan 15 Unit KRI Pada Renstra II Minimum Essential Force (MEF) 2015-2019. TNI AL telah menindaklanjutinya dengan membuat tim khusus.

"Menindaklanjuti rencana penghapusan tersebut TNI AL telah membentuk tim penelitian," terangnya.

Mantan Danjen Kopassus ini menjelaskan, tim tersebut telah merekomendasikan sejumlah hal. Yakni, secara teknis bahwa kondisi material tidak layak digunakan akibat bagian kapal dan perpipaan banyak yang keropos, permesinan kelistrikan, peralatan navigasi komunikasi dan instrumen di anjungan sudah tidak bisa digunakan lagi. Kondisi platform dan suako tidak layak digunakan, tidak efisien untuk diperbaiki atau di-replacement.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

RI Masuk 7 Negara Pertama Kirim Pasukan Stabilisasi Gaza, Jadi Wakil Komandan

Nasional
6 jam lalu

Trump Lempar Pujian untuk Prabowo di KTT Board of Peace: Dia Benar-Benar Tangguh

Internasional
6 jam lalu

Trump Sebut Board of Peace Lembaga Berpengaruh: Anggotanya Para Pemimpin Terhebat!

Nasional
7 jam lalu

Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace di Washington DC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal