Menkes Sebut Covid-19 Omicron Belum Ditemukan di Indonesia

Komaruddin Bagja
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id -Menteri KesehatanBudi Gunadi Sadikin menyebut saat ini varian baru Covid-19 bernama Omicron belum ditemukan di Indonesia. Namun pemerintah telah mewaspadai varian baru Covid-19 ini.

"Kita lihat resikonya ke Indonesia gimana? Negara-negara yang terkonfrimasi ada varian Omicron yang paling banyak penerbangan ke Indonesia adalah Hongkong, Italia, Inggris, baru Afrika Selatan," kata Menkes Budi dalam konferensi pers Minggu (28/11/2021).

Budi menambahkan,  untuk negara-negara yang kemungkinan ada paling besar dari Belanda dan Jerman. "Jadi yang sudah pasti ada Omicron resiko terbesar Hongkong, Italia, Inggris, baru Afrika Selatan. Seperti yang tadi dijelaskan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Budi meminta masyarakat Indonesia tidak perlu panik. Karena kemampuan laboratorium yang ada di dalam negeri cukup mampu memantau penyebaran varian baru tersebut.

"Kami ingin memastikan kemampuan jaringan laboratorium sudah mampu melihat penyebarannya di dunia, mengidentifikasi dengan cepat dan mampu merespons dengan kebijakan," terangnya.

Budi menegaskan kebijakan pemerintah Indonesia berbasis data. Menurut dia, pengalaman varian delta masuk dari jalur pelabuhan.

"Kita pastikan semua kantor karantina pelabuhan, laut, darat dan udara bekerja dengan keras. Kebijakan kita semua kedatangan Internasional nanti akan kita tes PCR kalau positif akan ada genome sequence apakah ada varian baru atau tidak. Sampai sekarang Indonesia belum teramati adanya varian Omicron," tutup Budi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Korban Gempa NTT Jangan Panik! Menkes Pastikan Stok Obat-obatan Cukup

4 hari lalu

Kisah Dramatis Ibu Hamil Melahirkan saat Gempa NTT, Nyaris Tak Bisa Dibawa ke RS

4 hari lalu

9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT, RSUD Nagekeo Lumpuh Total!

5 hari lalu

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Tahun Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal