Menkeu Purbaya Sebut Demo Besar Akhir Agustus gegara Salah Kebijakan Ekonomi

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menilai aksi demo besar-besaran pada akhir Agustus terjadi karena kesalahan kebijakan. (Foto: YouTube DPR RI)

"Jadi, ke depan, yang saya lakukan adalah memperbaiki itu. Sebelum mengubah yang lain-lain," ujar Purbaya. 

"Saya akan balik kondisi yang memburukkan langkah kita sendiri. Oh, bagaimana? Ya, paling bagus percepatan. Percepat belanjanya," imbuh Purbaya.

Purbaya mengaku telah melaporkan ke Presiden Prabowo bahwa pemerintah memiliki kas sebesar Rp425 triliun di rekening Bank Indonesia (BI). Ia berencana mengalirkan Rp200 triliun dari dana tersebut ke sistem perbankan untuk menggerakkan sektor riil.

Ia juga akan meminta bank sentral untuk tidak menyerap uang tersebut. Menurut Purbaya, meskipun kas pemerintah akan berkurang untuk program, sektor swasta akan mengambil alih sebagai motor penggerak ekonomi.

Purbaya membandingkan kondisi ekonomi di era kepemimpinan sebelumnya. Menurutnya, pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pertumbuhan ekonomi bisa mencapai hampir 6 persen karena laju pertumbuhan uang primer tinggi, yang mendorong pertumbuhan kredit swasta. 

Sementara itu, pada masa Presiden Jokowi, pertumbuhan ekonomi rata-rata di bawah 5 persen karena uang beredar tumbuh lebih rendah.

Oleh karena itu, Purbaya berkomitmen untuk menggabungkan kekuatan sektor swasta dan fiskal pemerintah. Ia percaya, dengan menciptakan kondisi yang mendukung, pertumbuhan ekonomi 6,5 persen bukan hal yang mustahil.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Khariq Anhar Divonis 5 Bulan Penjara Kasus Timpa Teks Demo Agustus 2025

20 hari lalu

Respons Menkeu Suahasil saat Ditanya soal Keraguan Publik usai Gantikan Purbaya

21 hari lalu

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Bertanda Tangan Perry Warjiyo dan Purbaya

22 hari lalu

Usai Pencopotan Purbaya, DPR Disetujui Kucurkan Anggaran Jumbo Rp240 Triliun untuk BGN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal