JAKARTA, iNews.id - Menteri KeuanganSuahasil Nazara optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat pada kuartal III 2026 meski menghadapi tekanan dan ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah memperkirakan ekonomi nasional sepanjang 2026 tumbuh di kisaran 5,4-5,5 persen.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 diperkirakan tetap kuat di tengah tekanan global,” kata Suahasil dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Optimisme tersebut didukung permintaan domestik yang solid dan kinerja ekspor yang tetap positif. Kondisi ini melanjutkan capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 sebesar 5,29 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Suahasil menjelaskan, konsumsi rumah tangga tetap terjaga berkat kesinambungan stimulus fiskal pemerintah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga berfungsi sebagai peredam guncangan atau shock absorber melalui subsidi, kompensasi, perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan, hingga program penyerapan tenaga kerja.
Dari sisi investasi, pemerintah memperkirakan pertumbuhan tetap meningkat seiring realisasi proyek hilirisasi dan pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Sementara itu, konsumsi pemerintah ditopang percepatan belanja serta penyaluran bantuan sosial.