Menko Polkam Ultimatum Penyebar Konten Hoaks Provokatif: Kami Tindak Tegas, Tak Ada Toleransi!

Achmad Al Fiqri
Menko Polkam Jenderal (Purn) Djamari Chaniago (foto: Achmad Al Fiqri)

Lebih lanjut, Djamari menyatakan pemerintah tak melarang unjuk rasa yang merupakan bentuk penyampaian pendapat dari masyarakat. Namun, dia menekankan setiap unjuk rasa tidak boleh anarkistis.

"Yang dilarang yang tidak diharapkan adalah suatu tindakan-tindakan anarkis. Tindakan-tindakan, kalau misalnya unjuk rasa yang ditertib, menyampaikan kritikan, boleh-boleh saja. Bahkan beberapa kali Presiden mengatakan kritikan itu perlu," ucap Djamari.

"Bahkan kami yakini, kritikan-kritikan semacam itu sangat menyegarkan buat kami. Sangat menyegarkan. Kalau soal itu silakan, unjuk rasa, tidak masalah. Selama, tadi ya, tidak mengganggu kepentingan rakyat, masyarakat luas, selama dilakukan dengan tertib, tidak melakukan perusakan, tidak apalagi sampai dengan pembakaran seperti masa-masa lalu," imbuhnya. 

Djamari menyatakan, pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk anarkisme.

"Ya, ada kantor pemerintahan sempat terbakar, atau dibakar. Itu sudah tidak ada toleransi buat kami. Ke depan tidak mungkin akan terjadi. Kami akan lakukan secara tegas," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Khariq Anhar Divonis 5 Bulan Penjara Kasus Timpa Teks Demo Agustus 2025

2 hari lalu

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri, Menko Polkam: Sampaikan Penyegaran

3 hari lalu

Menko Polkam Dudung Terima Arahan Khusus Prabowo soal Penanganan Konflik Papua, Apa Itu?

3 hari lalu

Dudung Sebut Tugas Menko Polkam ke Depan Lebih Menantang: Saya Mohon Doa Restu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal