Menlu Arrmanatha Bahas Konflik Global di G20, Ingatkan Pangan Tak Boleh Jadi Senjata

Felldy Aslya Utama
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta, Amerika Serikat, pada 30–31 Oktober 2026. (Foto: Dok. Kemlu)

Sementara itu, dalam sesi pleno mengenai rantai pasok, Indonesia menekankan pentingnya kepastian rantai pasok global dan penguatan sistem perdagangan multilateral.

Indonesia mengusulkan penguatan kesiapsiagaan menghadapi krisis dan kondisi darurat, penyediaan pembiayaan jangka panjang yang terjangkau, serta pembangunan kemitraan teknologi. Dengan demikian, negara berkembang diharapkan dapat berperan sebagai pencipta teknologi, bukan hanya pengguna.

“Rantai pasok harus memiliki lebih banyak pusat produksi, terutama di negara-negara berkembang,” ucapnya.

Di sela-sela pertemuan, Menlu Arrmanatha juga menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan para menteri luar negeri Turki, Rusia, Argentina, Meksiko, Inggris, Kanada, Jerman, India, Arab Saudi, dan Polandia. Dia turut mengadakan pertemuan dengan High Representative sekaligus Wakil Presiden Komisi Eropa, serta pertemuan pull-aside dengan Menlu Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Prancis.

Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 tersebut merupakan bagian dari rangkaian Presidensi G20 Amerika Serikat 2026. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari 18 negara anggota G20, Uni Eropa, Uni Afrika, serta Polandia sebagai negara undangan tuan rumah. Sementara itu, Afrika Selatan tidak hadir.

Pada akhir pertemuan, Amerika Serikat selaku Presiden G20 mengeluarkan Chair's Statement yang merangkum pembahasan dan berbagai pandangan yang berkembang selama pertemuan.

Rangkaian Presidensi G20 Amerika Serikat akan mencapai puncaknya melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Miami pada 14–15 Desember 2026. Setelah itu, kepemimpinan G20 akan beralih ke Inggris untuk tahun 2027.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 jam lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

8 jam lalu

AS Undang Rusia ke KTT G20, Eropa Protes: Menormalisasi Perang Ukraina! 

1 bulan lalu

Inggris Tetapkan Manchester Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027

3 bulan lalu

Prabowo Singgung Posisi Indonesia di G20: Tidak Pantas, Masih Ada Rakyat yang Lapar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal