Menlu Tegaskan Resolusi DK PBB Tak Cukup Hentikan Kekerasan di Gaza: Perlu Gencatan Senjata

Widya Michella
Menlu Retno Marsudi menegaskan resolusi DK PBB tak cukup untuk menghentikan kekerasan di Gaza. Diperlukan gencatan senjata. (Foto: MPI)

Diketahui Indonesia sebagai anggota PBB akan memberikan masukan mengenai konsekuensi hukum dari kebijakan dan tindakan Israel di wilayah kependudukan Palestina, termasuk East Jerusalem. 

Masukan tersebut terdiri dari dua hal. Pertama, masukan tertulis atau written statement yang sudah disampaikan Indonesia kepada ICJ pada Juli 2023 lalu dan pernyataan lisan atau oral statement akan disampaikan oleh Menlu pada 19 Februari 2024 di ICJ.

"Merespons permintaan tersebut, dari sejak awal Indonesia sudah memutuskan akan berpartisipasi aktif membantu memberikan masukan pandangan hukum kepada ICJ," ucap Retno. 

Hal ini sebagai wujud dukungan Indonesia terhadap Afrika Selatan yang mengadukan Israel atas Konvensi Genosida di ICJ.

"Walaupun belum menjadi pihak Konvensi Genosida, Indonesia telah memberikan dukungan kepada Afrika Selatan. Inti dari semua yang dilakukan Indonesia,adalah mencari semua cara yang memungkinkan untuk terus memberikan dukungan bagi perjuangan bangsa Palestina," kata dia.

Selain itu, Retno menyebut tampilnya Indonesia di hadapan mahkamah internasional akan melengkapi berbagai langkah diplomasi dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina.

"Ini tidak hanya untuk mendukung diplomasi Indonesia, tetapi juga untuk mendukung penegakan world order berdasarkan hukum internasional dan mendukung saudara-saudari kita di Palestina mencapai cita-cita kemerdekaannya," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo usai Bertemu Presiden Mesir: Sepakat Dorong Perdamaian dan Rekonstruksi Gaza

2 hari lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

2 hari lalu

Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 12 Orang, termasuk Warga AS dan Palestina

2 hari lalu

Netanyahu Manipulasi Laporan soal Potensi Serangan Hamas sebelum Perang 7 Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal