Menristek Dikti Pastikan Materi Antikorupsi Masuk Perguruan Tinggi

Ilma De Sabrini
Menristek Dikti Mohamad Nasir memastikan pihaknya akan menjadikan pendidikan antikorupsi ke dalam mata kuliah di perguruan tinggi.

Nasir menjelaskan materi antikorupsi akan dielaborasi dalam materi mata kuliah dasar umum (MKDU) atau materi kewarganegaraan. Dia berharap elaborasi itu akan melahirkan generasi penerus bangsa yang dapat menciptakan integritas di pemerintahan.

"Nanti kami blended dalam MKDU bersama dengan matkul (mata kuliah) yang terkait wawasan kebangsaan dan bela negara. Ini hal yang menjadi sangat pemting supaya di dalam melaksanakan kegiatan semuanya adalah terjadi good university governance yang baik," ujarnya.

Nasir berharap upaya KPK tidak sia-sia. Dia juga berharap mahasiswa yang mendapat materi antikorupsi dapat menjauhi dan turut membatu pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Saya terima kasih kali ini kita melakukan penandatanaganan mudah-mudahan kita bisa mengimplementasikan kepada semua mahasiswa yang ada di Indonesia," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Ungkap Menhut Raja Juli Laporkan Amplop dari Bupati Kuansing setelah OTT

57 tahun lalu

Syah Afandin Masuk Penjara KPK, Total Kekayaan Rp10,6 Miliar

57 tahun lalu

IM57+ Desak KPK Usut Dugaan Suap di Balik Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut

57 tahun lalu

KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Jamin Bebas Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal