Menristekdikti: Calon Mahasiswa Wajib Laporkan Akun Medsos

Antara
Menristekdikti Mohamad Nasir. (Foto: SINDOnews)

Pengawasan kedua melalui pendataan alat atau media komunikasi serta interaksinya. Hal itu menyusul kemungkinan tumbuhnya radikalisme bukan karena pendidikan, melainkan karena pengaruh interaksi di media sosial.

Seperti diketahui, tim Densus 88 Antiteror menagkap tiga terduga teroris di kawasan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Sabtu (2/6/2018). Tiga terduga teroris itu berinisial ZM alias Jack, RB dan OS.

Mereka merupakan alumni, namun beda jurusan di Universitas Riau. Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti bom siap pakai, panah, mesiu, dan senapan angin.

Satu dari tiga terduga teroris yang ditangkap Densus 88 dan Polda Riau sudah ditetapkan tersangka yakni, ZM alias Jack. Sedangkan RB dan OS masih diperiksa sebagai saksi.

Jack disebut terkait dengan Pak Ngah, pelaku teror dari Jamaah Ansharud Daulah (JAD) yang ditembak mati saat menyerang Polda Riau, 16 Mei lalu. Selain itu, Pak Ngah juga pernah meminta Jack untuk merakit bom sebelum menyerang Polda Riau. Namun, Jack menolak dengan berdalih ada kegiatan lain.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
Nasional
7 tahun lalu

Menteri Nasir: Boleh Bahas Marxisme dan Khilafah di Kampus, Asal....

Bisnis
7 tahun lalu

Ini Bocoran Harga Motor Listrik Gesits Buatan BUMN

Nasional
7 tahun lalu

Kemenristekdikti Kaji Pengurangan Jumlah SKS di Perguruan Tinggi

Nasional
8 tahun lalu

Menristekdikti: Akun Medsos Mahasiswa Akan Diawasi BNPT dan BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal