Mensesneg Ungkap 4 Korporasi Diusut terkait Karhutla Kalbar, Izin Terancam Dicabut

Binti Mufarida
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mengusut dugaan keterlibatan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Sebanyak empat korporasi saat ini tengah diselidiki terkait karhutla yang terjadi di Kalimantan Barat (Kalbar).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar hukum menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Kalimantan. Hal itu disampaikan Pras saat menanggapi dugaan karhutla yang terjadi akibat kesengajaan pihak tertentu.

"Salah satu penekanan dari Bapak Presiden dan kita semua bahwa bilamana ditemukan ada tindak-tindak pidana yang memang itu melanggar dan menyebabkan terjadinya kebakaran itu harus ditindak, baik perorangan maupun korporasi-korporasi maupun individu-individu atau siapa pun yang memberikan arahan atau perintah untuk melakukan pembakaran atau melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar," ujar Pras di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (22/8/2026).

Pras mengungkapkan, aparat penegak hukum saat ini tengah menyelidiki empat korporasi yang diduga berkaitan dengan karhutla.

"Yang tadi dilaporkan ada 4 korporasi yang sedang dalam proses penyelidikan," kata Pras.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 jam lalu

Prabowo Respons Cepat Penanganan Karhutla Kalteng, Langsung Telepon Minta Tambahan Alat

5 jam lalu

Momen Prabowo Turun Langsung ke Titik Karhutla Kalbar, Pastikan Penanganan Optimal

5 jam lalu

Prabowo Perkuat Penanganan Karhutla Kalbar, Kerahkan 1.500 Prajurit TNI dan 6 Helikopter

6 jam lalu

Prabowo Pimpin Penanganan Karhutla di Kalimantan, Tugaskan TNI-Polri Tangani 4 Provinsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal