Mentan Amran Ungkap 4 Grup Perusahaan Diduga Manipulasi Mutu Beras, Rugikan Konsumen Rp98 Triliun

Rohman Wibowo
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Humas Kementan)

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah melakukan penyelidikan terhadap empat korporasi, yakni Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group), terkait dugaan pelanggaran mutu dan takaran beras.

Baca Juga

Amran menjelaskan, nilai produksi padi nasional mencapai Rp537 triliun dengan produksi beras sebesar 34,69 juta ton. Namun, distribusi keuntungan di sepanjang rantai pasok dinilai belum berimbang.

Dari nilai ekonomi sekitar Rp215 triliun di tingkat hilir, pendapatan rata-rata rumah tangga petani hanya sekitar Rp1,87 juta. Sementara itu, pelaku usaha penggilingan atau rice milling unit (RMU) memperoleh nilai ekonomi hingga Rp259 triliun.

Hasil inspeksi di lapangan juga menemukan 85,56 persen sampel beras premium tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dari total beras premium yang beredar, sekitar 39,75 persen atau 12,2 juta ton diduga tidak sesuai standar mutu sehingga diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp98 triliun.

Menurutnya, praktik tersebut melibatkan 212 merek beras. Modusnya, beras berkualitas di bawah medium dibeli sekitar Rp8.000 per kilogram, lalu dikemas dan dijual sebagai beras premium dengan harga sekitar Rp17.000 per kilogram.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Mentan Ungkap Praktik Curang Perusahaan Beras Raup Rp2 Triliun per Bulan, Begini Modusnya

2 bulan lalu

Mentan Tegaskan Arahan Prabowo Percepat Swasembada: Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu

2 bulan lalu

Mentan Pastikan El Nino Godzilla Tak Ganggu Stok Pangan, Cadangan Beras Aman

2 bulan lalu

Kursi Wamentan Kosong Ditinggal Sudaryono, Ini Respons Mentan Amran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal