Merasa Terancam, Salah Satu Saksi Kasus Meikarta Minta Perlindungan dari KPK

Rizki Maulana
Gedung KPK (ilustrasi). (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima permohonan perlindungan dari salah satu saksi kasus suap perizinan megaproyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menurut Juru Biaca KPK, Febri Diansyah, saksi itu merasa dirinya terancam karena dilaporkan eks Presdir Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO), ke polisi.

“Kami sedang mempelajari permohonan perlindungan saksi tersebut. Pastinya di Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban itu ditegaskan bahwa terdapat aturan yang tegas, saksi tidak dapat dituntut secara pidana ataupun perdata akibat keterangan yang disampaikannya,” ujar Febri di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Febri juga menyinggung soal UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur bahwa penyidikan, pemeriksaan, dan penuntutan dalam sidang pengadilan dalam perkara tindak pidana korupsi harus lebih diutamakan daripada perkara lainnya.

“Karena upaya untuk melaporkan saksi-saksi kita tahu sudah beberapa kali terjadj dengan kordinasi yang baij, maka prioritas utama adalah penuntasan kasus korupsinya,” katanya.

Febri pun berpesan, kenyamanan saksi tetap hal yang utama. Jangan sampai saksi takut dan merasa terancam dalam memberikan keterangan yang sebenar-benarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

KPK Panggil Ketua KPU Lombok Barat terkait Kasus Suap Bupati Lalu Ahmad Zaini

15 jam lalu

Jaksa KPK Ungkap Dugaan Pejabat Kemenhub Minta Fee 5 Persen untuk Menangkan Proyek Rp20,7 Miliar

3 hari lalu

Sita Rp1,5 Miliar, KPK Usut Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Pemkab Bogor

4 hari lalu

24 Anggota Panja DPR Diduga Minta 3.000 Riyal saat Dinas ke Saudi, Ini Langkah KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal