Migrant Care: Kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia di Sektor Kelautan dan Perikanan Tidak Diperhatikan

Irfan Ma'ruf
Jenazah ABK WNI di kapal pencari ikan China dilarung ke laut. (Screebgrab: YouTube/MBC)

Dia menilai pekerja migran Indonesia di sektor kelautan dan perikanan sangat rentan. Dalam Global Slavery Index yang dikeluarkan Walk Free tahun 2014-2016 yang dilakukan juga dilakukan Migrant CARE menempatkan pekerja migran di sektor kelautan dan perikanan merupakan praktek perbudakan modern yang terburuk.

"Terhitung ada ratusan ribu ABK Indonesia di kapal-kapal penangkap ikan berada dalam perangkap perbudakan modern. Jika kondisi tersebut masih berlangsung sampai sekarang, maka situasi memang belum berubah dan ini tentu sangat menyedihkan," ucapnya.

Wahyu menganggap pemerintah Indonesia pernah terlibat dalam upaya memerangi perbudakan di sektor kelautan pada masa Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudiastuti. Namun, inisiatif tersebut lebih banyak menyangkut soal praktik di perairan Indonesia, seperti kasus perbudakan di kapal ikan di perairan Benjina, kepulauan Maluku.

"Namun inisiatif ini tidak meluas pada nasib pekerja migran Indonesia sebagai ABK di kapal-kapal pencari ikan berbendera asing yang beroperasi melintas negara. Inisiatif ini pun tidak mendapat dukungan signifikan dari Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perhubungan atau BP2MI," katanya.

Wahyu menilai Kementerian Luar Negeri juga mengalami kesulitan dalam penanganan kasus terkait juridiksi perkara. Sebab kasus terjadi di kapal pencari ikan berbendera A, pemiliknya adalah warga negara B, dan kasusnya terjadi di lautan dalam otoritas negara C atau di laut bebas.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Terungkap! 2 WNI ABK Kapal Musaffah II yang Meledak di Selat Hormuz Ternyata asal Luwu

Nasional
7 hari lalu

ABK Fandi Lolos Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton, Komisi III DPR: Kami Benar-Benar Lega

Nasional
8 hari lalu

Lolos dari Hukuman Mati, ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara

Nasional
15 hari lalu

Ortu Fandi ABK Kasus Sabu 2 Ton Cari Keadilan ke DPR: Bantu Saya Selesaikan Masalah Ini Pak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal