Minta Tingkatkan Teknologi, Jokowi: Cara Manual Rentan Korupsi Harus Ditinggalkan

Okezone
Fahreza Rizky
Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus meninggalkan cara kerja yang lama dan korup. (Foto: Instagram/Jokowi).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kejaksaan terus mengembangkan sistem penanganan perkara berbasis teknologi informasi. Dia menegaskan cara kerja manual yang lamban dan rentan korupsi harus ditinggalkan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kejaksaan 2020 secara virtual di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/12/2020). Jokowi mengatakan Kejaksaan harus menjadi pelopor dalam upaya-upaya memberantas korupsi.

"Sistem kerja yang efisien, sistem kerja yang transparan harus terus diupayakan. Cara-cara manual yang lamban, cara-cara manual yang rentan korupsi harus ditinggalkan," ujarnya.

Dia pun mengapresiasi pengembangan sistem penanganan perkara berbasis teknologi yang dikembangkan Kejaksaan Agung. Namun Jokowi meminta upaya tersebut terus dikembangkan demi penanganan perkara yang transparan.

"Saya mengapresiasi, saya menghargai pengembangan sistem penanganan perkara tindak pidana terpadu berbasis teknologi informasi yang dikembangkan oleh Kejaksaan Agung. Ini bagus. Apalagi telah disinergikan dengan Kemenkopolhukam, dengan Kepolisian, dengan Lapas serta Pengadilan. Tetapi yang penting bahwa data-data dan teknologinya harus terus diupate, harus terus diperbarui," katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Roy Suryo Cs Kembali Surati Komisi III DPR, Minta RDPU Bahas Kasus Ijazah Jokowi

Nasional
5 hari lalu

Pengacara: Pak JK Yakin Ijazah Jokowi Asli, Makanya Sarankan Diperlihatkan Saja

Nasional
6 hari lalu

Razman Ungkap Jokowi Tak Nyaman Kasus Roy Suryo cs Belum Disidangkan

Nasional
8 hari lalu

Refly Harun Tegaskan SP3 Rismon Langgar Aturan RJ di KUHAP Baru, Ini Alasannya

Nasional
8 hari lalu

Roy Suryo Temukan Tulisan Gadhaj Adam di Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon, Bukan Gadjah Mada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal