Minyak Babi di Ayam Widuran Ungkap Bobroknya Penerapan Sistem Halal di Indonesia

Dani M Dahwilani
Temuan bahwa Ayam Widuran menggoreng ayam menggunakan minyak babi selama bertahun-tahun menjadi tamparan keras bagi sistem jaminan produk halal. (Foto: IG Ayam Widuran)

Pemerintah Dinilai Lalai Mengawasi

Selain pihak restoran, kritik keras juga dialamatkan kepada instansi pemerintah daerah. Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kota Solo dianggap lalai dalam melakukan pengawasan terhadap kualitas dan kehalalan makanan yang beredar di masyarakat.

Menurut FKBI, Pemerintah Kota Solo seharusnya bertanggung jawab atas lemahnya pengawasan terhadap tempat makan yang mengklaim produknya halal.

“Pemkot Solo pun patut dipertanyakan komitmennya dalam melindungi warga, jika selama ini hanya fokus pada pemungutan PAD tanpa kontrol atas kualitas dan kehalalan produk,” ujar Tulus.

Kegagalan sistem pengawasan ini menciptakan celah yang memungkinkan terjadinya penipuan kepada konsumen. Pemerintah seharusnya memperkuat pengawasan pre-market dan post-market untuk menjamin keamanan pangan dan kehalalan produk yang beredar.

Sistem Halal Nasional Butuh Evaluasi Serius

Kasus Ayam Widuran bukan satu-satunya. Dalam beberapa waktu terakhir, ditemukan pula sembilan merek makanan ringan yang telah bersertifikat halal, namun ternyata tidak sesuai standar.

Fenomena ini menunjukkan ada kelemahan mendasar dalam sistem jaminan produk halal di Indonesia. Sertifikasi yang seharusnya menjadi jaminan kepercayaan, kini diragukan keabsahannya oleh publik.

“Kita harus melihat kasus ini secara holistik, bukan mikro. Ini cermin dari lemahnya sistem pre-market dan post-market surveillance,” kata Tulus.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

BPJPH Tegaskan Produk AS Masuk RI Tetap Wajib Sertifikasi dan Label Halal

Nasional
18 hari lalu

Seskab Teddy: Produk AS Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal Tidak Benar

Nasional
18 hari lalu

Pemerintah Pastikan Sertifikasi Halal Produk AS Tetap Berlaku

Nasional
19 hari lalu

Ekonom Kritik Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal, Ancam Industri Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal