Minyak Dunia Bergejolak, Harga Oli Terancam Naik Berkali-kali Lipat

Dani M Dahwilani
Ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga minyak mentah, membuat harga oli terancam naik beberapa kali lipat. (Foto: Dok iNews.id)

“Terkait kondisi geopolitik, penyesuaian harga tentu tidak bisa dihindari sayangnya. Jadi karena selain harga juga terjadi kelangkaan dalam bahan baku,” kata Rahman, menegaskan.

Meski demikian, pihaknya optimistis kondisi pasar masih dapat dikendalikan hingga akhir tahun. “Prediksi kita sih mudah-mudahan sampai akhir tahun tidak ada satu hal yang bisa membuat sampai kita khawatir,” ujarnya.

Rahman mengungkapkan, saat ini kenaikan harga pelumas yang sudah diterapkan berada di kisaran 15 persen. Namun, dalam satu hingga dua bulan ke depan, kenaikan tambahan masih berpotensi terjadi.

“Saat ini kenaikan yang sudah diberikan di angka sekitar 15 persen. Tapi kemungkinan besar dalam 1-2 bulan ke depan kita harus meningkatkan sekitar 15 sampai 20 persen lagi,” ucapnya.

Diketahui, kenaikan harga minyak mentah berdampak langsung pada industri pelumas karena sekitar 70–80 persen komponennya berasal dari base oil yang diolah dari minyak bumi. Ketika harga minyak meningkat, biaya produksi pelumas otomatis ikut terdongkrak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

15 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

2 bulan lalu

Uji Kondisi Ekstrem, Drag Bike Jadi Ajang Pengembangan Teknologi Pelumas

2 bulan lalu

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal