Miras Oplosan, Jalan Pintas Menuju Kuburan

MNC Media
Korban meninggal dunia akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar) terus bertambah. (Foto: iNews/Mujib Prayitno)

Ginseng yang dimaksud di sini sejatinya bukanlah tanam herbal dari Asia Timur yang kerap digunakan dalam dunia pengobatan alternatif. Melainkan sekadar istilah yang dipakai untuk menyebut campuran etanol, metanol, sirup, dan minuman bersoda. Kombinasi dari ragam cairan itulah yang diminum para korban sehingga kemudian berujung maut.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, berdasarkan hasil autopsi terhadap jenazah para korban, miras oplosan yang merenggut nyawa mereka positif mengandung metanol. Zat tersebut diketahui sangat beracun dan mematikan.

“Dari hasil autopsi dan penelitian Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri—red), cairan yang masuk dalam tubuh korban positif mengandung metanol. (Zat) itu memang (memberikan efek) mematikan bagi yang mengonsumsinya,” kata Indra di Jakarta, Senin 9 April 2018.


Dia menjelaskan, efek keracunan akibat menenggak cairan metanol dapat dilihat dari beberapa gejala. Di antaranya berupa tergganggunya fungsi paru-paru atau pernapasan pada tubuh korban. Tak hanya itu, kata Indra, paru-paru korban bahkan bisa menjadi tidak berfungsi, sehingga menyebabkan yang bersangkutan mati lemas.

“Itu hasil dari autopsi. Artinya, dari toksikologi (ilmu tentang zat beracun yang berbahaya) juga, ada kesesuaian hasilnya di sana,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Muncul Wacana Ganti Nama Provinsi Jabar Jadi Tatar Sunda, Anggota DPR: Kenapa Harus Diganti?

57 tahun lalu

Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Global, Pramono: Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

57 tahun lalu

Gegara Cuaca Panas Ekstrem, Paris Larang Warganya Minum Alkohol

57 tahun lalu

Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal