Miris, Shelter Tsunami di NTB Hampir Roboh akibat Korupsi

Nur Khabibi
KPK menginvestigasi shelter tsunami di NTB yang hampir roboh. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kondisi tempat evakuasi sementara atau shelter tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB) hampir roboh. Badan Pengawasan Keuangan dan Pemerintah (BPKP) dilibatkan untuk mengusut dugaan pembangunan shelter itu.

"Yang jelas, sesuai foto-foto yang saya lihat, bangunannya sudah sebagian roboh, sebagian ini. Jadi, tidak bisa digunakan artinya," kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (15/8/2024). 

Diketahui, proyek tersebut dalam pengusutan Lembaga Antirasuah. Shlter hampir roboh akibat bahan bangunan yang tidak sesuai standar.

"Kalau terkait dengan masalah bahan bangunan dan lain-lain akan diperiksa oleh ahli, karena kita mendatangkan ahli ya, ahli konstruksi maupun ahli penghitungan kerugian negara," ujarnya. 

KPK sudah mengecek fisik ke lokasi.  Jubir KPK Tessa Mahardika menjelaskan, hal tersebut dalam rangka kepentingan perhitungan kerugian keuangan negara. Termasuk, mendalami kesesuaian dari material shelter yang dimaksud. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

KPK Ungkap Kepatuhan LHKPN Anggota DPR Paling Rendah

Nasional
11 jam lalu

KPK Catat 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN, Wanti-Wanti Batas Akhir 31 Maret

Nasional
16 jam lalu

KPK Lelang Barang Rampasan Korupsi, Raup Rp10,9 Miliar

Nasional
1 hari lalu

Eks Sekretaris MA Nurhadi Bantah Terima Gratifikasi dan TPPU, Siap Diazab Allah jika Berdusta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal