MK Sebut Gibran Tak Punya Ijazah Setara SMA, Relawan Prabowo Merasa Kena Prank

Yuwantoro Winduajie
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), Kurniawan. (Foto: Yuwantoro Winduajie)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), Kurniawan mengaku merasa di-prank setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma luar negeri setara SMA. Kurniawan mengaku merupakan salah satu relawan yang pertama kali mendeklarasikan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Menurutnya, polemik tersebut tidak seharusnya terjadi apabila proses verifikasi administrasi calon dilakukan secara profesional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ya di-prank, yang jelas di-prank," kata Kurniawan dalam konferensi pers, Rabu (7/10/2026).

Dia menilai kasus tersebut menjadi perhatian publik karena menyangkut proses pencalonan pemimpin nasional. Kurniawan juga menyoroti masyarakat yang harus memenuhi persyaratan pendidikan dalam berbagai proses administrasi.

"Coba bayangin aja, bagaimana perasaan adik-adik kita yang kuliah menghabiskan uang banyak? Dia tidak diberi kesempatan, sementara yang begini bisa menjadi pemimpin kita?" ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
36 menit lalu

Gerindra: Polemik Wapres Gibran Bisa Ganggu Iklim Investasi

37 menit lalu

Relawan Prabowo Desak KPU Bertanggung Jawab soal Polemik Syarat Pendidikan Gibran

60 menit lalu

Gibran usai MK Sebut Dirinya Tak Punya Ijazah Setara SMA: Saya akan Terus Fokus Bekerja

2 jam lalu

Khozinuddin akan Bawa Putusan MK soal Gibran Tak Punya Ijazah Setara SMA, Dorong Pemakzulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal