JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP) Kurniawan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertanggung jawab atas polemik syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mencuat usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Kurniawan menilai, persoalan tersebut tidak perlu terjadi apabila KPU menjalankan proses verifikasi administrasi pencalonan secara profesional.
"Permasalahan ini yang harus bertanggung jawab penuh adalah kawan-kawan KPU. Segera selesaikan sebelum bola liar ini semakin tidak terkendali," ucap Kurniawan dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Kurniawan menambahkan, KPU perlu dimintai pertanggungjawaban karena telah meloloskan Gibran dalam pencalonan wakil presiden. Dia juga mendorong DPR dan MPR memanggil KPU untuk menjelaskan proses verifikasi yang dilakukan.
"KPU harus bertanggung jawab ya. Karena mereka yang sudah meloloskan seorang Gibran sampai bisa mengikuti pencalonan wapres dan sekarang muncul kasus seperti ini," tuturnya.