Moeldoko Mengaku Jabatan Wakil Panglima TNI Dihidupkan atas Usulannya

Dita Angga
Koran SINDO
Kepala Staf Presiden Moeldoko. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay).

”Wakil Panglima otomatis bisa action sebagai Panglima. Penunjukan ini pun sangat technical, sangat organisatoris. Tidak ada pertimbangan politik, atau pertimbangan lain,” kata mantan KSAD ini.

Alumnus Akmil 1981 peraih Adhi Makayasa ini melanjutkan, posisi Wakil Panglima berbeda dengan Kasum. Dia mengatakan kasum bertugas mengoordinasi pekerjaan kasintel, kasop, dan sebagainya. Semenara Wakil Panglima memiliki unsur komando.

Dia pun berpendapat posisi Wakil Panglima cukup melalui peraturan Panglima TNI. Tidak menutup kemungkinan jabatan itu nanti akan diambilkan dari kepala staf.

“Yang menentukan (Wakil Panglima) bisa Panglima, bisa presiden, atau atas saran Panglima. Penunjukan,” katanya.

Moeldoko juga menjamin jabatan Wakil Panglima TNI tidak akan menimbulkan dualisme kepemimpinan di tubuh TNI. Sebab, TNI hanya mengenal satu komando.

“Di tentara enggak ada dualisme. Kalau enggak beres, tetep yang salah di bawah. Apalagi kalau tentara dikatakan insubkoordinasi, pidana. Dikatakan tidak loyal, mati kariernya. Tentara itu paling gampang,” katanya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Bonatua Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Ade Darmawan: Ini Cara yang Terhormat

Nasional
11 jam lalu

Eks Wakapolri Oegroseno Soroti SP3 Eggi Sudjana-Damai: Roy Suryo Cs Harusnya Juga Dapat

Nasional
12 jam lalu

Periksa Jokowi di Solo, Polda Metro Lengkapi Berkas Roy Suryo Cs

Internasional
2 jam lalu

Mengenal Pasukan Stabilisasi Internasional yang Akan Dikirim Indonesia ke Gaza Beserta Tugasnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal