MSCI Ancam Status Standalone Market, Investor Asing Tarik Dana Rp16,88 Triliun dari RI

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fauzi saat Konferensi Pers RDKB Oktober, Kamis (5/11/2026). (Foto: ist)

Penurunan lebih dalam terlihat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Oktober 2025, kapitalisasi pasar BEI masih mencapai Rp14.857 triliun. Dengan demikian, kapitalisasi pasar telah menyusut 40,35 persen dalam setahun.

Menariknya, derasnya aksi jual investor asing tidak membuat seluruh aktivitas perdagangan saham ikut melemah. OJK mencatat volume perdagangan saham sepanjang Oktober 2026 justru meningkat 26,81 persen menjadi 967,83 miliar saham.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan September 2026 yang mencapai 763,23 miliar saham.

Nilai transaksi saham juga mengalami peningkatan 9,17 persen menjadi Rp358,88 triliun dari sebelumnya Rp328,75 triliun. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencapai Rp16,31 triliun, naik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar Rp14,94 triliun.

Hasan menyebut peningkatan tersebut menunjukkan likuiditas perdagangan saham mengalami perbaikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Soal MNC Bank, OJK: Tak Ada Isu Serius Sama Sekali, Masyarakat Jangan Terpancing Rumor

2 hari lalu

OJK Cabut Izin Usaha Pratama Capital Assets Management, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

OJK Ungkap Alasan MSCI Usulkan Status Pasar Saham RI Turun Jadi Standalone Market

9 hari lalu

OJK Blokir 702.833 Rekening terkait Scam, Amankan Dana Korban Rp825 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal