Muhammadiyah Desak Rusia dan Ukraina Gencatan Senjata dan Damai di Meja Perundingan

Priyo Setyawan
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. ( Foto : Antara/HO/PP Muhammadiyah)

JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan sangat prihatin dengan peperangan Rusia-Ukraina. Peperangan tidak hanya menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan korban jiwa baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. 

Ketua Umum PP Muhammdiyah, Haedar Nashir mengatakan peperangan bukanlah jalan keluar menyelesaikan masalah.

“Untuk itu  mendesak kedua belah pihak untuk dapat melakukan gencatan senjata dan mencoba mencari solusi damai melalui meja perundingan,” kata Haedar dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam (3/3/2022).

Selain itu, dia juga mendesak PBB, khususnya Dewan Keamanan, melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakhiri peperangan karena akan menimbulkan masalah yang kompleks baik ekonomi, politik, kemanusiaan, perdamaian global dan masalah-masalah lainnya.

Muhammdiyah meski memberikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang telah membuat seruan agar pertempuran diakhiri. Namun tetap meminta pemerintah Indonesia lebih aktif dan proaktif terlibat dalam penyelesaian peperangan Rusia-Ukraina dan berbagai dampak yang ditimbulkannya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Puluhan Tokoh Siap Jamin Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Din Syamsuddin Turut Pasang Badan

57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Muhammadiyah Dorong Penguatan Tata Kelola MBG, Siap Jadi Mitra Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal