Muhammadiyah Usul Sidang Isbat Ditiadakan, Begini Respons Kemenag dan BRIN

Widya Michella
Kasubdit Hisab Rukyat dan Pembinaan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi dan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Astronomi, Prof Thomas Djamaludin. (Foto MPI).

Menurut dia, sidang isbat menjadi forum musyawarah para ulama, pakar astronomi, ahli ilmu falak dari berbagai ormas Islam, termasuk instansi terkait dalam menentukan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. 

"Jadi kalau mengusulkan isbat ditiadakan, pertama seperti menyinggung para pengamal rukyat seolah-olah jangan diberi tempat. Itu forum musyawarah bukan sekedar menghambur-hamburkan biaya," tutur dia.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengusulkan agar sidang isbat awal Ramadan 2024 ditiadakan. Tujuannya agar menghemat anggaran negara. 

"Dengan tidak diadakan isbat, lebih menghemat anggaran negara yang secara keuangan sedang tidak baik-baik saja," kata Abdul dalam keterangannya, Jumat (8/3).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Stafsus Menag Temui Korban Kericuhan Maulid di Jaksel, Janji Kawal Proses Hukum

5 hari lalu

Kemenag Usul Gaji Guru Madrasah Non-ASN Setara PNS, Anggaran Rp37,95 Triliun

7 hari lalu

Buka PPSN VI 2026, Dirjen Pesantren Dorong Pramuka Santri Jadi Duta Antikekerasan dan Penjaga Lingkungan

8 hari lalu

BRIN Ungkap Bahaya Vape: 100 Persen Sampel Uji Terdeteksi Diabetes dan 92 Persen Alami Gangguan Paru-Paru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal