Menurutnya, penempatan ayat tersebut menunjukkan harapan agar NU hadir membawa nilai-nilai kebaikan, memberikan kegembiraan bagi masyarakat, serta menjadi penerang dalam kehidupan bangsa.
Selain itu, kata dia, KH Hasyim Asy'ari menekankan pentingnya nilai persatuan dan manfaat berjemaah dalam Qanun Asasi. Pesan tersebut dinilai menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi terletak pada kebersamaan dan gerakan kolektif.
"Qanun Asasi bukan sekadar aturan dasar, melainkan raison d'être, alasan berdirinya Nahdlatul Ulama. Ia merupakan landasan berpikir sekaligus gambaran bagaimana NU seharusnya berkhidmat," kata Sarmuji.