Oknum Prajurit Diduga Terlibat Pengiriman Pekerja Migran yang Tenggelam di Malaysia, TNI AU : Kami Serius Dalami 

Riezky Maulana
Kapal angkut pekerja migran Indonesia kembali tenggelam di perairan Malaysia pada 25 Desember lalu, 10 jenazah ditemukan (Foto: The Star)

Indan menuturkan, TNI AU tak segan-segan memberikan sanksi tegas sesuai aturan hukum yang berlaku jika terbukti ada prajurit yang terlibat dalam kasus ini. 

"Bila dalam perkembangannya terbukti memang ada oknum prajurit TNI AU yang terlibat dalam proses pengiriman TMI ilegal, dipastikan TNI AU akan memberikan sanksi hukum tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya. 

Sementara itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyebut ada dugaan keterlibatan anggota TNI dalam pengiriman pekerja migran ilegal ke Malaysia. Institusi yang dimaksud yaitu TNI AL dan TNI AU. 

Dugaan itu berdasarkan hasil investigasi tim khusus BP2MI, terhadap peristiwa kapal yang mengangkut pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Johor, Malaysia. 

"Adanya dugaan keterlibatan oknum TNI AL dan oknum TNI AU. Adanya dugaan keterlibatan yang memiliki peran masing-masing dalam membantu kegiatan pengiriman PMI ilegal," ujar Benny di Jakarta, Rabu. 

Lebih jauh Benny menegaskan akan melaporkan hasil temuan investigasi ke pimpinan masing-masing instansi. Tak hanya itu, Benny juga akan bertemu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa guna membahas permasalahan tersebut.

"Kami tentu gunakan kata dugaan karena kami akan serahkan masalah ini kepada pimpinan dari instansi masing-masing. Saya akan coba nanti bertemu Panglima TNI," katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 hari lalu

KSAL: Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada Setiba di Indonesia

6 hari lalu

Kapal Induk Pertama RI Giuseppe Garibaldi Mulai Berlayar dari Italia, Tiba di Tanah Air September

6 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

6 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal