Dia mengatakan, pemerintah akan terus mengoptimalkan OMC untuk menangani karhutla di Papua Selatan. Terlebih, hujan hingga saat ini belum terpantau di salah satu kabupaten yakni Asmat.
“Tentu upaya-upaya tetap kami laksanakan untuk memadamkan api ini, sehingga nantinya Papua Selatan ini juga bebas dari api,” imbuhnya.
Menurut BNPB, hujan yang turun di Papua Selatan cukup merata dan meningkatkan jarak pandang dari 1-5 kilometer (km) menjadi 7-8 km. Kondisi ini diperkirakan terus membaik seiring dengan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan, khususnya di wilayah Merauke Selatan pada akhir pekan ini.
Meski demikian, BNPB mengingatkan ancaman fenomena El Nino yang kuat masih membayangi sebagian wilayah Papua. Kondisi tersebut, disertai angin kering, meningkatkan risiko kebakaran lahan di Papua Selatan.
“Dan tentu kami juga menyampaikan, El Nino saat ini sangat kuat dan Papua Selatan sangat rawan terbakar. Serta asap lintas batas dari Papua Nugini juga datang ke Papua Selatan,” kata Berton.