Pakar Hubungan Internasional Dorong Indonesia Jaga Otonomi Strategis

Tim iNews
Ilustrasi Pemerintah Indonesia diharapkan tetap menjaga otonomi strategis untuk memperkuat posisi di kancah global. (Foto: Dok.iNews)

Peluang di Koridor Global South

Dari perspektif pembangunan, Dr. Melyana Ratana Pugu dari Universitas Cenderawasih melihat adanya peluang besar bagi Indonesia untuk memimpin blok negara berkembang. Menurutnya, pemanfaatan soft power dan kerja sama Selatan-Selatan harus diubah menjadi aksi nyata.

"Diplomasi kita harus adaptif, mulai dari sektor maritim, pertahanan, hingga kesehatan global untuk menghadapi dominasi kepentingan negara maju," ungkap Melyana.

Menutup diskusi, Dr. Makmur Keliat (UI/LAB 45) mengingatkan adanya tantangan dari tekanan sepihak Amerika Serikat atau bully diplomacy serta fragmentasi di Eropa akibat populisme sayap kanan. 

Sebagai negara middle power, Indonesia diingatkan untuk menyadari batasan pengaruhnya namun tetap memperkuat posisi melalui ASEAN dan forum kawasan seperti East Asia Forum.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Peneliti Hubungan Internasional Ungkap Alasan Model United Nations Harus Populer di Indonesia

Photo
11 hari lalu

Kolaborasi Klinis Indonesia–India Fokus Layanan Kesehatan Berstandar Global

Buletin
6 jam lalu

Prabowo Tantang Lawan Politik: Tak Suka Saya? Silakan Bertarung di 2029

Nasional
6 hari lalu

KSSK Lapor Kondisi Keuangan RI Tetap Terjaga di Akhir 2025  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal