Pakar Pemilu Ingatkan Kampanye Pilkada di Kampus Harus Kedepankan Dialektika Gagasan

Raka Dwi Novianto
Pakar pemilu mengingatkan kampanye pilkada di kampus harus mengedepankan dialektika gagasan. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pengajar hukum pemilu Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Titi Anggraini mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan kampanye pilkada di kampus. Hanya saja, praktik di lapangan harus mengedepankan dialektika gagasan. 

"Putusan MK juga harus diikuti dengan pengaturan dalam peraturan KPU, memastikan hadirnya kampanye di kampus yang memang benar-benar berorientasi pada politik dan dialektika gagasan," kata Titi dalam diskusi daring, Senin (16/9/2024).

Dia menekankan, kampus harus berimbang dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta pilkada. Kampus tidak boleh berpolitik praktis ataupun menjadi alat politik paslon maupun kelompok tertentu.

"Ini harus dipastikan di dalam peraturan KPU bahwa kampanye di kampus bukan berarti tanpa nilai tanpa prinsip-prinsip yang harus dipenuhi," tuturnya.

Prinsip yang paling utama, kata dia, kampanye harus seizin penanggung jawab perguruan tinggi tanpa melibatkan atribut.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
11 jam lalu

Interpol Bergerak, Riza Chalid Terendus di Kawasan ASEAN

Buletin
11 jam lalu

Truk Bermuatan 10 Ton Terjun ke Laut di Dermaga Sofifi Tidore

Buletin
13 jam lalu

KPK OTT di Kalsel, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditangkap

Buletin
14 jam lalu

Lucu! Terobsesi Drama China, 4 Bocah di Bojonegoro Jual Batu ke Toko Emas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal