Pangi menilai langkah Jokowi turun langsung ke masyarakat bukan sesuatu yang salah. Namun, dia mengingatkan adanya konsekuensi politik dari aktivitas tersebut.
Dia juga menyinggung karakter Jokowi yang selama ini dikenal dekat dengan rakyat melalui gaya blusukan. Menurutnya, belum ada presiden sebelumnya yang tetap aktif berkeliling setelah tidak lagi menjabat.
“Nah ketika kemudian ini kita melihat bahwa di dalam pendekatan politik, memang apa Presiden, kan dulu Presiden Jokowi dalam sejarah, presiden yang pernah ada, 7 presiden yang kita punya memang enggak ada yang melakukan keliling ini,” ucapnya.
Meski begitu, Pangi mengatakan publik tetap memiliki persepsi politik terhadap langkah Jokowi tersebut, terutama terkait pengaruh politiknya setelah tak lagi menjadi presiden.
“Tapi fakta yang terjadi hari ini ketika Pak Jokowi sudah tidak lagi menjadi Presiden saya sadar kok makin kuat,” tuturnya.