Pansus DPR Dorong Upaya Penyelesaian Konflik Agraria, Soroti Ego Sektoral

Achmad Al Fiqri
Anggota Pansus Reforma Agraria DPR Azis Subekti. (Foto: DPR)

JAKARTA, iNews.id – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Reforma AgrariaDPR Azis Subekti mendorong penyelesaian konflik agraria yang terjadi di sejumlah daerah. Dia menyoroti ego sektoral dan tumpang tindih kebijakan antarkementerian sebagai sumber ketidakpastian baru yang memperpanjang konflik agraria.

"Ketidaksambungan antara kebijakan pertanahan, kehutanan, dan penataan ruang masih menjadi sumber ketidakpastian baru, termasuk dalam pengakuan wilayah adat yang secara tata ruang berada di luar kawasan hutan tetapi secara administratif diperlakukan sebaliknya," ujar Azis dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).

Menurut Azis, masalah ini memperumit persoalan agraria yang pada dasarnya sudah kompleks. Konflik agraria, kata dia, sering kali lahir dari benturan antara peta administratif negara dengan realitas masyarakat yang telah lama mendiami suatu wilayah. 

Situasi ini diperparah dengan keterlibatan beragam aktor, mulai dari BUMN, perusahaan swasta, hingga program transmigrasi warisan masa lalu.

"Puluhan lokasi prioritas penanganan konflik memperlihatkan keterlibatan beragam aktor, BUMN, perusahaan swasta pemegang konsesi, program transmigrasi lama, hingga aset strategis negara. Ini menandakan bahwa konflik agraria adalah warisan tata kelola ruang yang terpecah-pecah, bukan sekadar akibat pelanggaran individual," ucap Azis.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
9 bulan lalu

Atasi Konflik Agraria, Anggota Komisi II DPR Azis Subekti Usul Pembentukan BPKAN

11 bulan lalu

Konflik Agraria di Bengkulu Selatan Memanas, Polda Atensi Penembakan 5 Warga di Pino Raya

11 bulan lalu

Reforma Agraria Buka Akses Warga Desa Nunuk Baru Jalankan Usaha Ternak Domba

11 bulan lalu

Kini Jadi Pemilik, Kisah Warga Pejuang Eks Timtim Terima Manfaat Reforma Agraria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal