Pansus DPR Dorong Upaya Penyelesaian Konflik Agraria, Soroti Ego Sektoral

Achmad Al Fiqri
Anggota Pansus Reforma Agraria DPR Azis Subekti. (Foto: DPR)

Sayangnya, menurut dia, solusi kebijakan tersebut sering kali terhambat oleh keputusan lintas kementerian yang berjalan sendiri-sendiri.

Untuk itu, Azis mengingatkan penyelesaian konflik agraria bukan sekadar persoalan teknis penerbitan sertifikat, melainkan tentang menata ulang hubungan negara dengan ruang hidup rakyatnya. Tanpa adanya sinkronisasi dan keberanian mengatasi ego sektoral, keadilan agraria yang diharapkan akan sulit terwujud.

"Reforma agraria, jika ingin bertahan sebagai kebijakan yang bermakna, perlu diperlakukan seperti menata ulang rumah tua: bukan dengan merobohkan seluruh bangunan, melainkan dengan memahami struktur lama, memperbaiki yang rapuh, dan memastikan penghuninya tetap memiliki ruang untuk hidup dengan layak," kata Azis.

"Negara yang mampu melakukan itu bukan negara yang lemah, melainkan negara yang matang, yang tahu bahwa keadilan tidak selalu lahir dari ketegasan semata, tetapi dari keberanian untuk memahami," tutur dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Jateng
2 hari lalu

Atasi Konflik Agraria, Anggota Komisi II DPR Azis Subekti Usul Pembentukan BPKAN

Regional
2 bulan lalu

Konflik Agraria di Bengkulu Selatan Memanas, Polda Atensi Penembakan 5 Warga di Pino Raya

Nasional
2 bulan lalu

Reforma Agraria Buka Akses Warga Desa Nunuk Baru Jalankan Usaha Ternak Domba

Nasional
2 bulan lalu

Kini Jadi Pemilik, Kisah Warga Pejuang Eks Timtim Terima Manfaat Reforma Agraria

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal