Partai Demokrat Nilai Hak Angket Belum Ada Urgensinya, Minta Keterangan KPU Perlu

Raka Dwi Novianto
Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani. (Foto IG Kamhar Lakumani).

Selain itu, Kamhar menekankan bahwa KPU penting untuk melakukan evaluasi terkait penginputan data hasil rekapitulasi penghitungan suara. Menurutnya, persoalan di lapangan yang terjadi antara lain karena algoritma sistem yang dilakukan oleh KPU dengan input data banyak yang tidak sesuai.

"Misalnya sepengetahuan kami kolom pengisian hasil itu ada ratusan puluhan dan satuan yang satuan kadang ditempatkannya di kolom puluhan. Sehingga pasti akan ada potensi error pembacaan data itu memang yang harus dilakukan verifikasi dan di update kembali menurut kami," katanya.

Sebelumnya, koalisi perubahan yakni PKS, PKB dan Nasdem siap bersama PDIP mengusulkan hak angket di DPR. Nantinya mereka juga akan menyiapkan data-data kecurangan pemilu.

"Saya tegaskan sikap kita, kami utuh tiga partai akan berada bersama PDIP dan kita menunggu action PDIP sebagai inisiator," kata Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim usai pertemuan di Nasdem Tower, Kamis (22/2/2024).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY: Oposisi Harus Konstruktif dan Beri Solusi, Tak Boleh Pecah Belah Bangsa

57 tahun lalu

KPU Kaji E-Voting Pemilu 2029, DPR Ingatkan Perlindungan Data Pribadi

57 tahun lalu

KPU Kaji Pakai E-Voting untuk Pemilu 2029 di Luar Negeri, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Selingkuh dengan Bawahan, Anggota KPU Ogan Komering Ulu Timur Dipecat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal