PBNU Minta Polri Telusuri Dana ACT : Jangan Sampai Mengalir ke Kelompok Radikal dan Terorisme

Ariedwi Satrio
Empat petinggi ACT menjadi tersangka kasus penyelewengan dana. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta agar Polri tegas dalam mengusut aliran uang dugaan penyelewengan dana sumbangan umat yang dikelola oleh lembaga filantropi, Aksi Cepat Tanggap (ACT). Polri diminta tak ragu untuk menelusuri penyelewengan dana umat yang diduga mengalir ke pihak lain tersebut.

"Penegak hukum juga agar tidak ragu-ragu untuk menyelidiki lebih dalam ke mana saja aliran dana tersebut," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Rahmat Hidayat Pulungan melalui pesan singkatnya, Sabtu (30/7/2022).

"Jangan sampai selain untuk memperkaya diri sendiri, dana masyarakat digunakan atau dialirkan untuk memperkuat kelompok-kelompok radikal dan terorisme," katanya.

Rahmat berharap penegak hukum transparan untuk menyampaikan kepada publik terkait aliran dana tersebut. Termasuk, modus-modus yang dilakukan para petinggi ACT. Ia mewaspadai aliran uang ACT tersebut mengalir untuk kelompok radikal.

Rahmat berpandangan langkah Bareskrim Polri mengusut dugaan penyelewengan donasi dan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut sudah tepat. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
19 hari lalu

Ma'ruf Amin soal Calon Ketum PBNU: Harus Mampu Damaikan Kelompok yang Bersengketa

19 hari lalu

Ma'ruf Amin Ungkap Kriteria Ideal Ketum PBNU, Apa Saja?

1 bulan lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ciamis, Aktif Sebarkan Materi Radikalisme

2 bulan lalu

KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal