"Jadi tidak hanya sekadar teori-teori yang kita pelajari di workshop, tetapi juga pengaplikasian bagaimana pendidikan karakter yang berguna bagi kader IPPNU," katanya.
Kemudian, PP IPPNU akan melakukan evaluasi kinerja selama satu tahun sejak kepengurusan di bawah Ketua Umum Whasfi Velasufah dibentuk. Salah satu evaluasi kinerja yang akan dilakukan adalah mengenai target atau fokus pada pemberdayaan pelajar berusia 13-24 tahun, berdasarkan Kongres PP IPPNU pada tahun lalu.
"Dengan demikian, workshop ini memang perlu untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Aplikasinya nanti bisa kita lakukan di kehidupan masing-masing," ucapnya.
Di dalam kegiatan ini, IPPNU melibatkan para santri dari Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta dan Pesantren Budaya Indonesia Depok. "Kami buktikan, dalam setiap kegiatan IPPNU, kami melibatkan pelajar-pelajar SMA dan pelajar yang ada di pesantren," tegas Wahyu.