Pemanggilan Aiman soal Kritik Aparat Tidak Netral Harusnya Jadi Koreksi untuk Berbenah

Irfan Ma'ruf
Perekat Nusantara dan TPDI mengkritik pemanggilan Aiman soal aparat tidak netral seharunya dipandang sebagai koreksi untuk pembenahan. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Persatuan Advokat Nusantara (Perekat Nusantara) dan Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) mengkritik Kapolri yang menyetujui penyidik memanggil Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono untuk klarifikasi. Pernyataan Aiman soal aparat tidak netral harusnya menjadi koreksi untuk pembenahan. 

Koordinator Perekat Nusantara dan TPDI Petrus Selestinus menilai, pernyataan Aiman Witjaksono seharusnya dimaknai Kapolri dan Kapolda Metro Jaya sebagai bagian dari hak masyarakat menyampaikan koreksi, seruan dan peringatan kepada Polri

"Ini dalam rangka peran serta masyarakat dalam penegakan hukum dan ketertiban umum, terlebih lagi karena UU Polri melarang anggota Polri terlibat dalam politik praktis," ujarnya, Kamis (30/11/2023). 

Petrus mengatakan, menjadi catatan bahwa beberapa pimpinan Polri saat ini merupakan orang-orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini anaknya, Gibran Rakabuming Raka ikut berkontestasi dalam Pemilu 2024 sebagai cawapres. 

"Sehingga menyangkut netralitas Polri dalam Pemilu 2024, publik layak ragukan netralitasnya. Apalagi karena Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi adalah Cawapres 2024 yang ikut dicawe-cawe Presiden Jokowi," katanya. 

Terlepas sebagai politikus Partai Perindo maupun timses Ganjar-Mahfudpemanggilan Aiman Witjaksono oleh Polda Metro Jaya merupakan tindakan yang tidak beralasan hukum. Dia menilai kesalahan yang terlalu dicari-cari bahkan mengarah kepada perilaku yang intimidatif dan bertujuan menakuti masyarakat yang ingin berperan serta dalam menciptakan pemilu damai.

"Jika Polri bersikap salah tingkah, grogi dan tergagap-gagap menghadapi komentar Aiman terkait ada oknum Polri tidak netral dalam Pemilu 2024, berarti Polri telah terjebak dalam cawe-cawe Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Jokowi menjadi Cawapres," katanya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Nasional
20 menit lalu

Breaking News: Eks Kadiv Humas Polri Irjen Pol Purn Edward Hasoloan Aritonang Meninggal Dunia

Nasional
1 hari lalu

Dipalak THR Lebaran oleh Ormas? Lapor ke 110

Nasional
2 hari lalu

Mahfud MD Ungkap Tim Reformasi Polri Hasilkan 7 Buku Tebal, Apa Isinya?

Megapolitan
2 hari lalu

Polri-Jurnalis Bagikan 1.500 Makanan dan Takjil ke Masyarakat, Tebar Berkah Ramadan  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal