Pembuang E-KTP di Jaktim Diduga Ingin Perkeruh Suasana Jelang Pemilu

Aditya Pratama
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan, database kependudukan tidak jebol. Penemuan penjualan 10 blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) secara online merupakan murni tindak pidana pencurian.

Menurutnya, blangko e-KTP yang diperdagangkan tidak bisa digunakan layaknya kartu identitas asli. E-KTP hanya dapat dicetak oleh jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disukcapil) Kemendagri yang memiliki mesin cetak khusus dan sudah diprogram serta memiliki hak akses database kependudukan.

"Kasus penjualan e-KTP secara online tidak berpengaruh kepada database kependudukan karena pelaku hanya menjual blangko e-KTP dan tidak dapat mengakses data kependudukan" ujar Tjahjo, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Sementara dalam kasus penemuan e-KTP di dalam karung di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur (Jaktim), sampai saat ini masih dalam proses penyelidikian kepolisian. Selain mencari pelaku, polisi juga tengah mengusut motifnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menduga ada oknum yang secara sengaja membuang e-KTP rusak atau invalid di daerah Pondok Kopi, Jaktim dengan tujuan memperkeruh suasana. Apalagi menjelang Pemilu Serentak 2019.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
9 hari lalu

Rapat Bareng Pimpinan BGN, Mendagri Minta Kepala Daerah Permudah Izin SPPG

11 hari lalu

Akta Kelahiran Kini Otomatis Terbit usai Bayi Lahir, Mendagri Tito: Bisa Memutus Pungli

12 hari lalu

Makin Mudah, Kini Akta Kelahiran Langsung Terbit Segera Setelah Bayi Lahir

17 hari lalu

Mendagri Cerita Sekolah di Jakarta Lebih Mahal dari Singapura, Pramono: yang Penting Efektif dan Bermanfaat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal