Pemeriksaan Adik JK dalam Kasus Korupsi PLTU Ditunda Sepekan karena Sakit 

Ari Sandita Murti
Pemeriksaan adik JK dalam kasus korupsi PLTU ditunda selama sepekan di Bareskrim Polri. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Pemeriksaan tersangka korupsiPLTU sekaligus adik Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Halim Kalla ditunda selama sepekan dari yang seharusnya dilakukan pada Rabu (12/11/2025). Absennya Halim karena alasan sakit.

"Hari ini untuk tersangka HK dan HYL tidak datang karena keduanya mengajukan surat reschedule pekan depan tanggal 18 November karena alasan sakit," ungkap Direktur Penindakan Kortas Tipidkor Polri, Brigjen Totok Suharyanto pada wartawan, Rabu (12/11/2025).

Tak cuma Halim Kalla, tersangka HYL dan FM juga tak hadir dalam pemeriksaan kemarin dengan alasan sakit usai dioperasi. Namun, polisi belum menjadwalkan kembali pemeriksaan FM karena masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak rumah sakit.

"Kalau RR kemarin sudah datang dimintai keterangan, untuk FM ajukan tunda karena sakit habis operasi," kata Totok.

Sebagai informasi, Halim diperiksa polisi dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 Kalimantan Barat yang membuat negara rugi sampai Rp 1,35 triliun.

Dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan PLTU 1 Kalimantan Barat itu, polisi menetapkan 4 orang sebagai tersangka. Mereka adalah Halim Kalla (HK) selaku Presiden Direktur PT BRN, Hartanto Yohanes Lim (HYL) selaku Direktur Utama PT Praba, Fahmi Mochtar (FM) selaku Direktur PLN periode 2008-2009, dan RR selaku Direktur Utama PT BRN.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pengamat Dorong Kejagung Buka Bukti Aliran Dana dalam Kasus Febrie Adriansyah: Harus Diuji Objektif

6 hari lalu

JPU Ungkap Kode Kue Rp20,6 Miliar untuk Febrie Adriansyah terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU

7 hari lalu

KPK Masih Tunggu Nusron Wahid Hadir sebagai Saksi Kasus Korupsi ATR/BPN

7 hari lalu

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Diperiksa terkait Kasus Korupsi di ATR/BPN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal