Pemerintah Jamin Harga Kedelai Terkendali demi Jaga Industri Tahu Tempe

Iqbal Dwi Purnama
Bapanas menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga kedelai agar tetap berada dalam batas Harga Acuan Pembelian (HAP). (Foto: Dok. IMG)

Lebih lanjut, Bapanas tidak segan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan. 

“Jadi kalau ada yang melebihi ketidakwajaran, kami bisa mencabut izin distributor, menahan izin importir. Sekali lagi, arahan Bapak Kepala Bapanas, kasih rambu-rambu bagi importir dan distributor sehingga tidak serta-merta menaikkan. Keuntungannya jangan berlebihan sehingga kewajaran perlu dijaga,” tuturnya.

Di sisi lain, tantangan pemenuhan kebutuhan kedelai nasional masih cukup besar. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Kedelai Tahun 2026 yang disusun Bapanas, produksi kedelai dalam negeri diperkirakan hanya mencapai 277,5 ribu ton. 

Angka tersebut jauh di bawah kebutuhan konsumsi tahunan yang mencapai sekitar 2,74 juta ton, yang sebagian besar digunakan oleh pengrajin tahu dan tempe.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memastikan akan terus menjaga keseimbangan pasokan dan harga, agar industri tahu dan tempe tetap berjalan dan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Bapanas Ancam Cabut Izin Distributor dan Importir yang Tak Patuhi Harga Acuan Kedelai

Nasional
22 jam lalu

Harga Kedelai Terus Naik, Bapanas Peringatkan Distributor-Importir Patuhi Harga Acuan Pemerintah

Photo
4 hari lalu

Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah

Nasional
5 hari lalu

Kementan Jaga Stabilitas Kedelai, Harga Acuan Disepakati Rp11.500 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal