JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan mengatakan komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui program pembelajaran di sekolah. Dia mengatakan pemerintah memastikan tersedianya infrastruktur yang mendukung akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Dia menegaskan pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan peran guru, hingga pembangunan infrastruktur yang memudahkan anak-anak menjangkau sekolah.
Menurut Syahganda, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah perlu dipahami secara utuh oleh masyarakat. Sebab, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program yang berlangsung di ruang kelas, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah mengatasi hambatan yang selama ini dihadapi masyarakat untuk memperoleh pendidikan.
“Pemerintah sudah bekerja keras, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tetapi berbagai upaya tersebut belum terkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Syahganda saat mengunjungi Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Selasa (27/10/2026).
Dia menilai, salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap pemerataan pendidikan terlihat dari upaya memperluas akses pembelajaran hingga ke desa-desa. Program digitalisasi pendidikan dan penguatan peran guru menjadi bagian dari langkah tersebut, sehingga layanan pendidikan diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.